Gladiool IVF merupakan unit layanan fertilitas yang berdiri sejak tahun 2012, sebagai bagian dari pengembangan layanan kesehatan reproduksi di RSIA Gladiool. Pusat layanan ini didirikan oleh Dr. Doddy Sutanto, M.Kes, SpOG, Subsp. FER bersama Prof Dr. Dicky Moch Rizal, dengan tujuan menghadirkan layanan bayi tabung yang efektif, terjangkau, dan berstandar tinggi bagi masyarakat Indonesia.
Sejak awal berdirinya, Gladiool IVF memiliki visi yang jelas: memberikan solusi nyata bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki keturunan, dengan pendekatan medis yang rasional, efisien, dan berbasis bukti ilmiah. Tidak hanya berfokus pada teknologi, Gladiool IVF juga menekankan pentingnya pendekatan personal, empati, dan komunikasi yang baik dengan setiap pasien.
Dalam perjalanannya, Gladiool IVF berkembang menjadi salah satu pusat fertilitas yang dikenal dengan pendekatan “simple, effective, and affordable IVF”. Prinsip ini diwujudkan melalui pemilihan protokol terapi yang tepat, penggunaan teknologi yang relevan, serta efisiensi dalam biaya tanpa mengorbankan kualitas hasil.
Salah satu keunggulan Gladiool IVF adalah penggunaan protokol stimulasi yang dikembangkan secara khusus, yang dikenal sebagai Ananda Protocol. Protokol ini dirancang untuk menghasilkan respons ovarium yang optimal dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan protokol konvensional, tanpa mengurangi kualitas sel telur maupun embrio yang dihasilkan. Pendekatan ini menjadi salah satu pembeda utama dalam layanan Gladiool IVF.
Selain layanan bayi tabung (IVF), Gladiool IVF juga mengintegrasikan berbagai terapi penunjang fertilitas berbasis minimal invasif. Di antaranya adalah:
- Radiofrequency Ablation (RFA) untuk penanganan mioma dan adenomiosis
- Sclerotherapy untuk kista endometriosis (kista coklat)
- Bedah laparoskopi untuk koreksi kelainan anatomi reproduksi
Pendekatan ini memungkinkan banyak pasien untuk mendapatkan peluang kehamilan tanpa harus langsung menjalani IVF, atau meningkatkan keberhasilan IVF dengan memperbaiki kondisi dasar terlebih dahulu.
Dari sisi laboratorium, Gladiool IVF terus menjaga standar kualitas dalam proses fertilisasi, kultur embrio, hingga penyimpanan (cryopreservation). Setiap tahapan dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan keamanan dan kualitas embrio yang optimal.
Gladiool IVF juga berkomitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan edukasi. Berbagai pengalaman klinis, termasuk dalam bidang RFA dan teknik fertilitas lainnya, telah dipresentasikan dalam forum ilmiah dan menjadi bagian dari kontribusi terhadap perkembangan dunia kedokteran reproduksi di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Gladiool IVF juga berkembang menjadi fondasi bagi lahirnya jaringan layanan fertilitas yang lebih luas, yaitu Ananda IVF, yang mengusung konsep layanan fertilitas yang lebih mudah diakses oleh masyarakat di berbagai daerah. Dengan model ini, pengalaman dan sistem yang telah terbukti di Gladiool IVF dapat direplikasi untuk menjangkau lebih banyak pasangan.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Gladiool IVF terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi setiap pasangan yang sedang berjuang memiliki buah hati. Pendekatan yang mengedepankan efektivitas, efisiensi, dan empati menjadi landasan utama dalam setiap langkah pelayanan.

GIVF Babies
Dengarkan pasien yang sudah berhasil :
