Infertilitas : Dok kenapa kok belum hamil juga ?

Ini adalah pertanyaan yang paling sering muncul dari pasangan yang belum juga hamil setelah beberapa waktu menikah. Biasanya muncul setiap kali menstruasi datang kembali, padahal berbagai usaha sudah dilakukan.

Mulai dari mencoba berbagai makanan, jamu, hingga “obat mujarab”. Sudah olahraga, mengatur berat badan, hingga mencoba berbagai cara saat berhubungan. Namun hasilnya tetap sama: belum hamil.

Faktanya, infertilitas adalah kondisi medis, bukan mitos.


Ilustrasi pasangan menunggu hasil test kehamilan (emosional, realistis, clean medical tone)


Kapan Disebut Infertil?

Sebagian besar pasangan dapat hamil jika melakukan hubungan rutin tanpa kontrasepsi selama 1 tahun. Jika belum berhasil, kondisi ini disebut infertilitas.

👉 Baca juga:
➡️ Program Hamil & Strateginya


5 Faktor Utama Penyebab Infertilitas

Kehamilan hanya bisa terjadi jika semua faktor ini berjalan dengan baik. Jika salah satu saja bermasalah, peluang hamil akan menurun.


1. Faktor Sperma (Pria)

Sperma harus:

  • Jumlah cukup
  • Gerak (motilitas) baik
  • Bentuk normal

Pemeriksaan: Analisis sperma

👉 Referensi medis:
➡️ https://www.who.int/publications/i/item/9789240030787 (WHO semen analysis guideline)


Sperm with Egg

2. Faktor Vagina & Leher Rahim

Infeksi atau gangguan di area ini dapat menghambat perjalanan sperma.
Kadang tidak bergejala → perlu pemeriksaan ginekologi.

👉 Baca juga:
➡️ Sclerotherapy untuk Kista Coklat


3. Faktor Rahim & Endometrium

Masalah yang sering ditemukan:

Myoma, Adenomyosis
  • Mioma
  • Adenomyosis
  • Endometrium tidak optimal

Gejala:

  • Nyeri haid
  • Perdarahan banyak / tidak normal

👉 Baca lebih lengkap:
➡️ Radiofrequency Ablation (RFA)



4. Faktor Tuba Fallopi

Saluran telur harus terbuka agar sperma bertemu sel telur.

Masalah:

  • Sumbatan
  • Infeksi
  • Endometriosis

Pemeriksaan:

  • HSG
  • Pertubasi

👉 Referensi:
➡️ https://www.acog.org (American College of Obstetricians and Gynecologists)


Hydrosalphinx

Diagram tuba fallopi normal vs tersumbat


5. Faktor Telur & Hormonal

Kualitas sel telur menurun seiring usia, terutama setelah 35 tahun.

Masalah yang sering:

  • PCOS
  • Gangguan tiroid
  • Hiperprolaktinemia

Tanda:

  • Siklus haid tidak teratur

👉 Baca juga:
➡️ IVF (Bayi Tabung) di Gladiool


Jumlah Folikel menurun bedasar usia

Ilustrasi ovarium dengan folikel + grafik penurunan kualitas telur sesuai usia


Kesimpulan

Infertilitas bukan karena kurang usaha, salah posisi, atau mitos lainnya.

Ini adalah kondisi medis yang:
✔ Bisa diperiksa
✔ Bisa didiagnosis
✔ Bisa ditangani

Semakin cepat diketahui penyebabnya, semakin besar peluang untuk berhasil hamil.


📞 Konsultasi

Untuk evaluasi dan terapi infertilitas:

👉 RSIA Gladiool
🌐 https://www.gladiool.com
📞 0293-367200


Gladiool IVF

 

 

 

This entry was posted in Infertilitas, IVF/Bayi tabung, Pemeriksaan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *